rumahmedis
RS Pusat Otak Nasional Prof DR. dr. Mahar Mardjono Data SIRS Kemkes
Logo RS Pusat Otak Nasional Prof DR. dr. Mahar Mardjono

RS Pusat Otak Nasional Prof DR. dr. Mahar Mardjono

4.4· 3.278 ulasan Terverifikasi Pemilik

Rumah Sakit · Kelas A · Kemkes

Klasifikasi Permenkes RI 56/2014

Kelas ARujukan Tersier (rujukan tertinggi)

Rumah sakit rujukan nasional/regional dengan pelayanan medik subspesialistik luas. Umumnya menjadi pusat pendidikan dan penelitian.

Standar Tempat Tidur

≥ 250 tempat tidur

Layanan Minimum

Spesialis Dasar, 5 Spesialis Penunjang, 12 Spesialis Lain, 13 Subspesialis, 13 Spesialis Gigi & Mulut

Tentang RS Pusat Otak Nasional Prof DR. dr. Mahar Mardjono

Aksesibilitas

  • Pintu masuk khusus pengguna kursi roda
  • Tempat parkir khusus pengguna kursi roda
  • Toilet khusus pengguna kursi roda Opsi layanan: Layanan di tempat Pembayaran: Kartu debit
  • Kartu kredit
  • Pembayaran seluler dengan NFC
  • Kartu kredit

Spesialisasi Unggulan

Layanan menonjol berdasarkan klasifikasi Kelas A.

Lihat semua spesialisasi

Jadwal Besuk RS Pusat Otak Nasional Prof DR. dr. Mahar Mardjono

Standar jam besuk di lingkungan rumah sakit Kementerian Kesehatan RI.

Sesi Siang

11.00 – 13.00 WIB

Sesi Sore

17.00 – 19.00 WIB

Ketentuan pengunjung:

  • Maksimal 2 orang di dalam ruang rawat inap secara bergantian.
  • Anak di bawah 12 tahun tidak diperkenankan masuk ruang perawatan.
  • Wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan dalam kondisi sehat.
  • Ruang khusus (ICU, ICCU, isolasi, NICU) memiliki jadwal & aturan tersendiri yang lebih ketat.

Jadwal di atas adalah standar Kemenkes RI dan dapat berbeda di tiap rumah sakit. Mohon konfirmasi kembali jadwal besuk terbaru ke pihak RS Pusat Otak Nasional Prof DR. dr. Mahar Mardjono sebelum berkunjung.

Kontak & Layanan

  • www.rspon.co.id
  • IGD

    Hubungi RS untuk konfirmasi jam IGD.

  • BPJS Kesehatan — Bekerjasama (Pemerintah)

    RS milik pemerintah otomatis melayani BPJS Kesehatan.

  • Data Resmi

    Sumber data: SIRS Online Kemenkes RI · ID RS: 3172749.

Sosial:

Ulasan dari Google Maps

Berdasarkan 3.278 ulasan publik · 39 positif · 10 negatif (sampel).

#stroke#rujukan#satpam#eksekutif#pendaftaran online#penunggu#suster#manual#sekuriti#transjakarta

4.4

5
2.584
4
224
3
86
2
83
1
301

Pros · Ulasan Positif

(bintang 3–5)
A

Adjie Tri

· 3 bulan lalu

Sebagai pengunjung (keluarga pasien) menurut saya pelayanan RS PON ini sudah sangat bagus, terutama dalam penanganan pasien IGD, tindakan medis, sampai ke ruang rawat inap. Cuma ada beberapa hal yg mesti sedikit diperbaiki, contoh bila dokter sudah ada janji bertemu dgn pasien untuk kontrol sebaiknya ditepati, kalau tidak bisa ditepati setidaknya memberikan informasi, agar pasien yg sudah mempersiapkan segala hal untuk kontrol tau, jadi atau tidaknya kontrol pada hari yg dijanjikan tsb. Karna bagi seorang pasien kegiatan kontrol itu bukanlah hal yg sederhana, apalagi pasien seperti keluarga saya dgn kondisi pasca operasi di otak yg membuat kondisi pasien itu tidak bisa duduk dan harus berbaring.

Sedemikian sulitnya berbaring di dalam mobil dari kota bogor ke rs pon yg berlokasi di jakarta, lalu sesampainya di rs ternyata dokternya cuti. Kemudian sebelum kontrol ke rs pon keluarga pasien itu sudah mempersiapkan surat rujukan, maka bila tidak jadi kontrol surat rujukan yg sudah susah payah didapat tsb menjadi benda tidak berguna lagi, karna mesti minta surat rujukan baru lagi untuk tanggal yg berbeda. Dan terakhir selasa 27/1 kemarin keluarga saya sebagai pasien sudah diberikan informasi untuk datang kembali ke RS PON karna hari rabu 28/1 akan dilakukan operasi pemasangan tempurung kepala. Semua berkas dari pihak RS PON sudah disiapkan untuk diberikan ke pihak BRIN yg bertindak sebagai bank tempat penyimpanan tempurung kepala.

C

chairunnissa.kemenkum

· 6 bulan lalu

Sy sudah satu tahun lebih berobat jalan disini sebagai pasien poli epilepsi. Sejauh ini semua pelayanan baik. Sebagai info, kalau tidak ambil atau tidak dapat kuota antrian online dari web, bisa ambil antrian offline (OTS) tapi jatah kuota paling banyak setau saya hanya 5 per poli per hari. Tapi tidak semua poli setiap harinya menyediakan kuota tambahan.

Datang ambil antrian offline harus pagi2 sekali ya karena persaingan cukup ketat. Perlu diingat, prinsip pelayanan mengutamakan pasien yang SUDAH daftar online ya. Kalau ga kebagian, bukan karena pihak RS ga melayani dengan baik ya. Sy pengguna BPJS dan sejauh ini puas dengan pelayanan dan alur nya. Semua tim bekerja dengan baik dan ramah.

A

Angelika

· 3 bulan lalu

Akses ke gedung baru agak ngebingungin karena securitynya dikit. Ruang tunggu terbatas, outlet makanan yang buka cuma baru satu itupun saya baru pernah denger. Lift RS terlalu banyak di setiap sisi ada jadi rawan nyasar. Tata letak dalam gedung RSnya agak kurang jelas. +2

Y

Yoseph Hendri

· 9 bulan lalu

Pengalaman kami atas pelayanan di RS PON sangat berkesan sekali, Pelayanan di RS PON sangat-sangat luar biasa (excellent) 1. Pelayanan di Pendaftaran dan bagian Informasi Sangat bagus dan sigap dalam menjalankan perannya. petugas security dan informasi RS sangat ramah dan informatif, bahkan dengan sigap (gercep) mengkonfirmasikan langsung ke bagian internal RS pada saat ada kesalahan teknis (salah memberikan kode OTS pendaftaran) kepada pasien.

2. Pelayanan di Poliklinik Pelayanan dibagian assement, Poli Movement Disoders, Penyakit Dalam, Anestesi, Bedah Syaraf, Jantung, Farmasi dan di bagian EKG, Radiologi, Laboratorium sangat membantu sekali dan pelayanan luar biasa. istri saya menjalani beberapa rangkaian pemeriksaan di beberapa poli tsb karena dianjurkan dokter sebelum dilakukan tindakan operasi. 3.

H

Hindiv Fam

· 5 bulan lalu

Terima kasih untuk RS PON dan seluruh teamnya, kalian luaaaar biasaaaa, ini adalah rumah sakit pemerintah terbaik. 1. Semua penyakit di track satu satu, sampai tuntas. 2.

Perawat yg begitu care ke keselamatan pasien, wlp ada satu atau dua perawat yg asal2 atau jutek namun yg lainnya baguuuus. Mereka merawat dgn hati, goood 3. Ruangan yg bersih dan nyaman. 4. Tidak ada perbedaan perlakuan wlp pakai BPJS.

M

maya eliza putri

· 7 bulan lalu

Gatau lagi harus berkata apa, kalau ada bintang 10. 000 dikasih review 10. 000 deh hehe Bener2 ya SDM RS PON ramah2 banget baik baik bgt dari satpam, admisi, lab, perawat apalagi dokternya baik baik banget ramah, komunikatif, banyak banget di bantu sm dokter dan semua nya perawat juga baik dan ramah, pengobatan anak ku berjalan mulus lancar dan di permudah bgt. Terutama dr Roy Amardianto, dr Amal Rizky terimakasih bnyk udah banyak ngebantu kesembuhan anak saya dari yg gak bisa bangun kemana2 pake bed. sampe anaknya skrg udah bisa bangun bahkan bisa naek sepeda.

bangga banget bisa di rujuk ke RSPON di tanganin sm dokter2 yg baik bnget. sekali lagi terimkasih banyak untuk Semua nya yang ada di RSPON +3

H

Happy Jalan & Makan

· 8 bulan lalu

Cuma mengantarkan orang berobat kesini. Dari jam 6 pagi yang antri sudah banyak. Saya lihat para petugas berusaha melayani dan mengatur antrian dengan sebaik-baiknya.

Tapi saya nggak tahu pelayanan kesehatannya bagaimana. 0: 12 +6

D

DN angel Angel

· 6 bulan lalu

Pengalaman mengharukan seumur hidup pengalaman saya urus keluarga masuk RS. , baru di RS ini saya tidak di persulit. dari suster dokter security bahkan kasir sangat ramah & mempermudah saya mengurus administrasi & perawatan bapak saya padahal pasien BPJS. , sampe saya mikir ini bener nih di indonesia nih.

untuk mas kasir (saya tidak lihat namanya). Semoga sehat selalu mas. terimakasih sudah memberikan pengalaman kasir RS itu ramah dan sangat membantu sekali. Saya terharu

T

tb fakhrurozi

· 11 bulan lalu

Hari jumat ibu haji Maslihah setelah aholat subuh duduk di meja nonton TV, tak berapa lama tiba-tiba tidur diatas meja beberapa saat. Ada cucu-cucunya yang tidur depan TV semalam dan bangun melihat sang nenek tidur diatas meja, itu tidak seperti biasanya. Beberapa lama akhirnya fatih lapor ke teh nifah kenapa mamah seperti itu dan ketika dibangunkan tidak ada reaksi alias kondisi pingsan, lalu di bopong kekamar oleh teh nifah Midah dan Santi. Lalu saya dipanggil dan ka haji Yana, ternyata mamah kena stroke, kami kalut dan langsung menuju RSUD pandeglang, saya bawa Odisey bersama om Noval dan teh Ria. Langsung diambil tindakan yang perlu oleh dokter jaga, langsung di scan paru2 dan citscan, saya ikut dorong ke ruangan scan bersama ka haji Yana dan petugas rumah sakit.

Jam 4 sore dibawa ke RS PON cawang, atas usulan para ustadzah dan kyai yang menjenguk ke rumah sakit. Jalan toll dalam kota sangat macet, harusnya butuh 2, 5 jam ternyat jam 8 malam baru sampai. Setelah kembali masuk IGD dan kembali di scan ternyata ada pembengkakan otak padahal ketika di RSUD pandeglang hanya terlihat adanya pembekuan di otak kiri kata dokter, saya diperlihatkanbfot hasil scan otak melalui HP.

R

Romi Yosan

· 6 bulan lalu

Rumah sakit bagus, hanya pelayanan di poli 21 yg lama dan bertele². Kita sudah diperiksa dokter. Lalu knp poli 21 ikut²an seperti dokter, cukup beri saran dan memberikan alur yg sudah ditentukan jd ga nunggu terlalu lama.

Tidak efisien membuat Waktu terbuang percuma

Halaman 1 dari 4 · menampilkan 110 dari 39 ulasan positif

Cons · Ulasan Kritis

(bintang 1–2 · maks 10)
N

Nia Chantique

· 3 bulan lalu

Saya masih jadi penunggu pasien loh tepatnya di menginap… di IGD bagus pelayanannya, papa saya cepat ditangani dan cepat penanganan operasinya tp setelah masuk rawat inap insentif malam hari ampun susternya apa krn pasien Bpjs ya, papa saya infus g diganti sudah dipanggil sampai 2 kali, kalo saya perawat saya ganti deh ampun ampun

D

Dewi Lestary

· 2 bulan lalu

Untuk dokter2 nya sangat bagus dan profesional. untuk perawatnya sebagian besar bagus namun saya kecewa sama satu perawat bernama RINA yg bertugas di Lantai 8A sabtu malam minggu tgl 7 Maret. saat itu saya dan adek saya ketemu sebentar di mushola lantai 8 ga nyampe 5 menit Kami di usir sama satpam atas perintah suster RINA waktu kami tanya alasannya knp?

satpam itu bilang atas perintah Suster RINA dan saya ingin bertemu dengan suster RINA mengapa kami diusir padahal kami tidak tidur, tidak bikin keributan, tidak berkelompok lbh dari 3 orang dan Kami menggunakan fasilitas mushola lantai 8 hanya 5 mnt lalu diusir tanpa alasan yg jelas namun suster RINA tidak mau ketemu dengan alasan sibuk. kami mohon kejelasannya kenapa dia (suster RINA) itu mengusir kami seakan2 tidak menghargai kami sama sekali. sebagai pasien saya punya hak untuk bertanya kenapa saya dan adek saya diusir sampai saat ini masih tidak ada info lanjut dari suster RINA. pesan saya ke suster RINA tolong manusiakan saya kalau emang kamu manusia.

S

Sekar Mutiara

· 9 bulan lalu

Pengalaman pertama kali kesini, pelayanan nya sih bagus yaa igd nya. Satpam nya baikkkkkkk. Tapi minta tolong perbaikan untuk nakes IGD cowo yg kurus rambut nya agak ikal.

Minta tolong atittude nya di perbaiki ya mas. Saya tau kerja di igd itu cape, dan saya tau jd nakes itu ga gampang. Tp se cape' nya kita jd nakes, kalau ada keluarga pasien yg tanya itu di jawab yg baik. Nama nya juga nakes, bukan hanya ngasih obat, memberikan pelayanan, tp juga memberi asuhan dan informasi kpd keluarga pasien.

J

Joe Tukiran

· 3 bulan lalu

Pelayanannya kurang bagus, bahkan abai, jadwal pasien IGD molor untuk rujuk ke RS lain. Bahkan suplay obat lewat infus dan mulur serta oksigen kalau tidak ditegur tidak di berikan. Itu terjadi ketika mau dirujuk ke RS lain, dari pagi sampai jam sore pasien belum diantar diberikan infus, oksigen dan makanan lewat mulut. Gimana pasien tidak tambah lemah.

Driver license ambulan IGD hanya ada 1 orang, tanpa driver tersebut pasien tidak bisa diantar. Banyangkan namanya pasien IGD itu darurat, ini ditunda Berjam jam rujukannya. Gimana mau disebut rumah sakit, yng cocok rumah yang membahayakan nyawa pasien

W

Wuling

· 4 bulan lalu

Ni satpam attitude jelek main usir orang aja, pdhl orang udh jauh jauh mau nengok saudara di sama dia diusir sampe kebawah nyolot pula tolong dong

R

Rike Penta Sitio

· 2 tahun lalu

Paramedisnya oke, tp manajemen operasional ato manajemen gedung -terutama bagi keluarga pasien yg menjaga. Semua dipersulit. Saya lihat banyak penjaga/keluarga pasien yang tidur di tangga dekat igd.

Itupun diusir2. Begitu juga dgn penunggu pasien di lantai 3. Selonjoran di mushola pun g bisa. Tp nunggu di lantai 3 jg ga boleh.

L

Lydia Dinda

· 4 bulan lalu

Security tidak ramah, tidak membantu dan tidak memberi solusi. Kejadian ilang handphone di rs pon. Lapor security utk bantuan atau solusi.

Jawaban security tidak mengenakan. “Yah gatau kalau begitu. Itu mah udh pasti raib. Barang di dalam ruangan aja raib apalagi di kursi tunggu pasien”.

Y

yuli chourmain

· 4 bulan lalu

Mohon maaf. besar harapan saya saat membawa ibu saya ke RSPON tapi perawat dan dokter di igd ko bisa ketawa terbahak2 dn bercanda di saat jam dines, beberapa perawat kerja lelet bahkan sangat lamban saat menangani keluhan pasien dan keluarga pasien. untuk saya penanganan RSPON bagus hanya untuk pasien2 stroek tapi tidak untuk pasien penyakit lain, walaupun RS ini terbaik dlm penanganan stroek bukan berarti penangan pasien penyakit lain terabaikan. dengan alasan tidak ada ketersediaan alat dll jika seperti ini lebih baik dibuatkan spanduk khusus stroek penyakit lain tak tertangani.

J

julien lanes

· 6 bulan lalu

Ternyata bukan hanya kami mengalami pelayanan buruk RSPON. Setelah sy baca ulasan2 yg baru s/d 5 thn lalu, RSPON TDK ADA PERUBAHAN selain alat2 canggih tapi antar divisi seperti tenant mall, masing2 berkuasa dan kl dikritik saling 'menutupi'! Pasien stroke, dtg bln Juli msh bs berdiri sendiri, melangkah sedikit2 dan ingatan msh lumayan baik sampai kaki sdh lemah tdk bs berdiri, dudukpun sdh tdk bisa dan ingatan sdh parah.

Setelah sy kritik dibln Oktober disosmed, dan dilihat oleh Bpk Menkes Budi Gunadi baru kami dpt permintaan maaf dari RSPON dan direhab medik fisio baru 3 x dan utk okupansi baru 1x dgn alasan kekurangan terapis. Tp kl berbayar bs dijadwalkan (terapis yg mengatakan ditempat kedua fisio). Ini tentu melanggar aturan BPJS yg memberikan HAK PASIEN BPJS 2Xseminggu dan utk stroke bs lebih. Dari awal daftar online sll penuh, pasien disuruh bertaruh dgn quota utk dtg pagi2 mencoba.

D

Danica D. Puspawardani

· 4 bulan lalu

Untuk pasien memang oke, sayangnya fasilitas untuk penunggu tidak layak sama sekali! Kalau memang diwajibkan ada yang menunggu pasien dari pihak keluarga selama 24 jam, seharusnya diberikan fasilitas untuk tidur yang lebih layak. Bahkan di kamar hanya disediakan sofa keras untuk keluarga penunggu. Membawa extra kasur untuk pelapis saja tidak boleh.

Rumah singgah berbayar 25rb / hari yang disediakan, dan wajib istirahat di situ bagi keluarga pasien ICU / SCU juga tidak layak! Hanya berupa lantai dan kasur busa tipis, ruangan pengap, bau, dan tidak berAC. Tidak mungkin bisa istirahat di situ. Lebih baik naikkan sedikit harganya namun lebih layak untuk istirahat. Tidak ada toilet bagi penunggu di sekitar ruang ICU / SCU di lantai 3, harus turun dulu ke lantai 2.

Pertanyaan Umum

  • Status kerjasama BPJS bergantung pada kepemilikan RS. Verifikasi via aplikasi Mobile JKN atau hubungi langsung ke nomor RS.

RS Lain di Jakarta Timur

Lihat semua →

Catatan Sumber Data

Data dasar (nama, alamat, kelas, kepemilikan, telepon) bersumber dari SIRS Online Kemenkes RI. Spesialisasi diturunkan dari kelas RS sesuai Permenkes RI No. 56 Tahun 2014. Layanan aktual dapat berbeda — konfirmasi langsung ke rumah sakit untuk kepastian.

Bagikan

Data RS ini dikurasi dari sumber publik (SIRS Kemenkes & Google Maps). Menemukan kesalahan? Hubungi tim rumahmedis agar segera kami perbaiki.