rumahmedis
RS Ibu dan Anak Permata Hati Data SIRS Kemkes

RS Ibu dan Anak Permata Hati

Rumah Sakit · Kelas C · SWASTA/LAINNYA

Klasifikasi Permenkes RI 56/2014

Kelas CRujukan Sekunder Dasar

Rumah sakit dengan pelayanan medik spesialis dasar dan penunjang. Umumnya melayani rujukan dari Puskesmas/klinik di kabupaten/kota.

Standar Tempat Tidur

≥ 100 tempat tidur

Layanan Minimum

Spesialis Dasar (Penyakit Dalam, Anak, Bedah, Kebidanan & Kandungan) + Spesialis Penunjang (Anestesi, Radiologi, Patologi Klinik, Rehabilitasi Medik)

Tentang RS Ibu dan Anak Permata Hati

Aksesibilitas

  • Pintu masuk khusus pengguna kursi roda
  • Tempat parkir khusus pengguna kursi roda Pembayaran: Kartu debit
  • Kartu kredit
  • Pembayaran seluler dengan NFC

Spesialisasi Unggulan

Layanan menonjol berdasarkan klasifikasi Kelas C.

Lihat semua spesialisasi

Jadwal Besuk RS Ibu dan Anak Permata Hati

Standar jam besuk di lingkungan rumah sakit Kementerian Kesehatan RI.

Sesi Siang

11.00 – 13.00 WIB

Sesi Sore

17.00 – 19.00 WIB

Ketentuan pengunjung:

  • Maksimal 2 orang di dalam ruang rawat inap secara bergantian.
  • Anak di bawah 12 tahun tidak diperkenankan masuk ruang perawatan.
  • Wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan dalam kondisi sehat.
  • Ruang khusus (ICU, ICCU, isolasi, NICU) memiliki jadwal & aturan tersendiri yang lebih ketat.

Jadwal di atas adalah standar Kemenkes RI dan dapat berbeda di tiap rumah sakit. Mohon konfirmasi kembali jadwal besuk terbaru ke pihak RS Ibu dan Anak Permata Hati sebelum berkunjung.

Kontak & Layanan

  • Jam Operasional

    Buka setiap hari · 24 jam

    Pengecualian / Hari Khusus

    • Selasa (Iduladha)24 jam
    • Rabu (Iduladha)24 jam
    • Senin (Hari Lahir Pancasila)24 jam
  • IGD

    Hubungi RS untuk konfirmasi jam IGD.

  • BPJS Kesehatan — Cek di BPJS Kesehatan

    RS swasta — status kerjasama BPJS bervariasi. Verifikasi di aplikasi Mobile JKN atau hubungi RS.

  • Data Resmi

    Sumber data: SIRS Online Kemenkes RI · ID RS: 3573247.

Ulasan dari Google Maps

Berdasarkan 78 ulasan publik · 42 positif · 8 negatif (sampel).

#USG#profesor#janin#kehamilan#bayi#4d#risiko#persalinan#dr#kualitas

4.3

5
57
4
6
3
3
2
2
1
10

Pros · Ulasan Positif

(bintang 3–5)
B

beabeelovv._

· 4 bulan lalu

Data global menunjukkan bahwa pada tahun 2020 terdapat sekitar 287. 000 kematian ibu di seluruh dunia, dengan sekitar 94% di antaranya terjadi di negara berkembang. Rasio kematian ibu secara global berada pada kisaran 216–303 per 100.

000 kelahiran hidup. Perbedaan yang mencolok terlihat antara negara berpendapatan rendah, dengan AKI sekitar 430 per 100. 000 kelahiran hidup, dibandingkan negara maju yang hanya sekitar 13 per 100. 000 kelahiran hidup.

J

jhoni effensyah

· 3 bulan lalu

Materi ini membahas hubungan antara kurva pertumbuhan janin, angka kematian ibu (AKI), serta berbagai penyakit dan kondisi pada ibu yang dapat berdampak langsung terhadap janin. Pemahaman yang komprehensif terhadap ketiga aspek ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan maternal dan neonatal. Kurva Lubchenco merupakan dasar klasifikasi pertumbuhan janin yang menggambarkan hubungan antara berat badan lahir dengan usia kehamilan dalam bentuk grafik persentil. Kurva ini digunakan untuk memprediksi risiko neonatal berdasarkan status pertumbuhan janin.

Berdasarkan kurva Lubchenco, pertumbuhan janin diklasifikasikan menjadi tiga kelompok utama, yaitu kecil masa kehamilan (KMK atau small for gestational age/SGA) apabila berat badan lahir berada di bawah persentil ke-10, sesuai masa kehamilan (SMK atau appropriate for gestational age/AGA) apabila berat badan berada antara persentil ke-10 hingga ke-90, serta besar masa kehamilan (BMK atau large for gestational age/LGA) apabila berat badan melebihi persentil ke-90. Secara klinis, bayi dengan kategori KMK atau SGA memiliki risiko morbiditas dan mortalitas yang jauh lebih tinggi, dengan risiko kematian dilaporkan hingga 6, 5 kali lipat dibandingkan bayi SMK. Perkembangan ilmu menunjukkan adanya perbedaan hasil klasifikasi antara kurva Lubchenco dan standar pertumbuhan terbaru, yaitu INTERGROWTH-21st. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa standar INTERGROWTH-21st cenderung mengidentifikasi proporsi bayi KMK yang lebih tinggi dibandingkan kurva Lubchenco. Perbedaan ini memiliki implikasi klinis yang penting, terutama terkait kebutuhan standarisasi kurva pertumbuhan janin agar deteksi dini gangguan pertumbuhan dapat dilakukan secara lebih akurat, sehingga intervensi yang cepat dan tepat dapat diberikan.

D

Derajat Fauzan Nardian

· 3 bulan lalu

Perdarahan Post Partum e. c Retensio Plasenta Menurut Prof Sardjana pada Rapat Kerja pertama HOGSI di Mandarin Hotel tggl 10 - 11 Januari 2026. Perdarahan post partum (PPP) merupakan salah satu komplikasi obstetrik kritis dan menjadi penyebab utama kematian ibu, dengan kontribusi sekitar 25–30%. PPP merupakan suatu krisis kesehatan maternal, di mana retensio plasenta termasuk salah satu dari empat penyebab utama perdarahan post partum yang dikenal dengan konsep 4T, yaitu Tone, Trauma, Tissue, dan Thrombin. Perdarahan post partum didefinisikan sebagai kehilangan darah sebesar ≥500 mL setelah persalinan pervaginam atau ≥1000 mL setelah seksio sesarea dalam waktu 24 jam pertama pascapersalinan.

Retensio plasenta adalah kondisi ketika plasenta belum lahir dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, yaitu pada akhir kala III persalinan. Kondisi ini menyumbang sekitar 15–20% kasus perdarahan post partum primer. Retensio plasenta diklasifikasikan menjadi beberapa jenis.

C

Cantik manis

· 4 bulan lalu

Pelayanan cepat, penjelasan dari Prof. Dr. dr.

Sardjana Sp. OG(K) SH, Nsl, FISQua sangat mudah di mengerti dan profesional, petugasnya ramah bgtt, Recomended

A

Abdulloh Jabbarian

· 4 bulan lalu

rumah sakit dengan kualitas sangat bagus, pelayanan nya sangat baik dan para pegawainya sangat ramah terutama dokter' disana, saya berlangganan disitu sampai sekarang …

S

Sharah Aqilaa

· 11 bulan lalu

Sesi diskusi berlangsung menarik dengan pembahasan bahwa harus ada yang berani memulai dengan semangat wirausaha. Dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengembangkan medical wellness di wilayahnya, seperti contoh di Kota Malang yang sudah memulai berbagai kegiatan olahraga dan wellness dengan upaya promosi dan berani mengambil resiko. Mengembangkan medical wellness juga perlu melihat pangsa pasar dan bagaimana menarik masyarakat Indonesia khususnya kelas menengah atas untuk menikmati wellness.

Jadi, selain dukungan pemda, edukasi ke masyarakat juga sangat dibutuhkan. Berbagai produk medical wellness dapat dikembangkan dari pengobatan konvensional namun tidak meninggalkan pengobatan tradisional Indonesia. Kesemuanya itu tentunya membutuhkan promosi yang berkelanjutan dengan semangat wirausaha untuk mengambil peluang pasar. (Himbauan dan ajakan Prof.

N

Nurul Hikma Tazkiana

· 11 bulan lalu

Pembelajaran yang dapat diambil diantaranya konsep dan proses bisnis Komune Living & Wellness dapat diadopsi sebagai inovasi untuk pasar out of pocket dan inovasi ini akan membuka peluang kerjasama antar klinik, wellness center, fitness center, hotel, apartment, salon, restoran, mini market, penyedia layanan rekreasi, dan lainnya. Bagaimana di Indonesia? Tanya balik Prof.

Dr. dr. Sardjana, Sp. OG (K), SH, NSL, FISQua.

Y

yusnia fahmi

· setahun lalu

Badan penyelenggaraan jaminan sosial(BPJS) kesehatan terancam mengalami defisit hingga Rp 20 triliun pada tahun ini. Penyebab utama defisit ini adalah utilisasi pelayanan kesehatan. 'Yang bikin defisit tentu utilisasi. Utilisasi itu meningkatnya dulu cuma 252 ribu sehari, sekarang 1, 7 jt sehari. Melompatnya berapa?

itu. Kalau utilisasi kita harus bayar'. Tegas prof Dr.

P

Prof Sardjana

· setahun lalu

Dengan senyum bangga karena RSIA Permata Hati malang telah mampu memfasilitasi USG 4D untuk masyarakat malang dan sekitarnya, sambil menjelaskan kelebihan USG 4D 1. Menggunakan teknologi yang lebih maju 2. Hasil USG berupa gambar bergerak atau video 3.

Gerakan janin bisa langsung di ketahui seperti sedang menguap 4. Kualitas gambarnya lebih detail dan jelas 5. Jenis kelamin lebih jelas terlihat 6. Kelainan terkait kandungan lebih mudah terdeteksi secara akurat.

E

Ella Irnanda

· setahun lalu

Penjelasan prof sardjana pada saat memeriksa kehamilan sangat mudah di mengerti apalagi dengan menggunakan USG 4D yang berwarna sehingga bisa terlihat jelas aktivitas janin yang sedang tersenyum dan bisa melihat tubuh janin secara nyata

Halaman 1 dari 5 · menampilkan 110 dari 42 ulasan positif

Cons · Ulasan Kritis

(bintang 1–2 · maks 10)
A

Adelia Putri

· 5 bulan lalu

sempet usg disini karena telat haid berminggu-minggu katanya hamil kosong harus di kuret eh seminggu kemudian malah haid dokter nya cuma nakut'in

S

silvi mey sandra

· setahun lalu

Kemarin usg disini. Dibilang janin berlum terlihat sama sekali karena kekurangan protein padahal usia kehamilan saya 9 mgg. Di hari yg sama saya ke dokter lain usg terlihat sangat jelas bahkan sudah ada denyut jantung.

W

Wicho Triwardana

· 6 bulan lalu

Saya habis kuret disini Minggu lalu tapi sampai sekarang pusing saya tidak kunjung sembuh Minta tolong penjelasannya.

D

djoko nuryono

· 9 bulan lalu

Rumah sakit dengan diagnosa ngawur istri hamil anak kedua, cek usg dinyatakan janin sudah rusak dan disarankan kuret untungnya gk ngikutin saran dokternya langsung pindah usg ke dokter lain dan janin dinyatakan sehat usia kehamilan memasuki 2 minggu Alhamdulillah sekarang anak kedua saya sudah berusia 7 tahun sangat tidak disarankan datang ke rumah sakit ini

M

Mom Trisha

· 2 tahun lalu

USG ga sampai 1 menit lgsung dibilang janin tidak ada. Tidak ada inisiatif untuk disuruh datang lagi bbrp minggu kedepan tp langsung disuruh kuret / opname. Di tempat lain hasil cek tidak seperti itu, alhamdulillah selamat. 11

H

Hendri Kcl

· 8 tahun lalu

Di mana kebijaksanaan rumah sakit anda, ad pasien yg melahirkan kan dan tak memiliki dana lebih untuk membayar biaya persalinan ko malah tidak di beri sedikit ke kebijaksanaan, mereka keluarga tidak mampu, di mana perikemanusiaan pihak rumah sakit, se orang ibu yg melahirkan dan kurang dana untuk membayar persalinan ko malah bayinya pake acara di tahan, di mana ke kehormatan rumah sakit anda, ga cocok dengan nama permata hati kalo tidak memiliki belanda kasihan kepada yg membutuhkan kan

S

Supermassive Lalala

· 4 tahun lalu

Hati2 salah diagnosa, kesini di diagnosa ada masalah, setelah coba ke 3 dokter lain yg beda semua menyatakan normal tidak ada masalah … 14

H

Hoody Kalalo

· setahun lalu

Ramah tapi maksa

Pertanyaan Umum

  • Status kerjasama BPJS bergantung pada kepemilikan RS. Verifikasi via aplikasi Mobile JKN atau hubungi langsung ke nomor RS.

RS Lain di Malang

Lihat semua →

Catatan Sumber Data

Data dasar (nama, alamat, kelas, kepemilikan, telepon) bersumber dari SIRS Online Kemenkes RI. Spesialisasi diturunkan dari kelas RS sesuai Permenkes RI No. 56 Tahun 2014. Layanan aktual dapat berbeda — konfirmasi langsung ke rumah sakit untuk kepastian.

Bagikan

Data RS ini dikurasi dari sumber publik (SIRS Kemenkes & Google Maps). Menemukan kesalahan? Hubungi tim rumahmedis agar segera kami perbaiki.